Kembali ke galeri
Sanuki Toyohama 1930

Apresiasi Seni

Lanskap yang tenang ini menangkap pemandangan pedesaan yang didominasi oleh kumpulan pohon pinus tinggi dan rindang yang berdiri megah di atas bukit yang landai. Di sekitar pohon-pohon terdapat rumah-rumah desa sederhana dengan atap tradisional yang miring, dicat dengan warna tanah yang selaras indah dengan kehijauan alam. Langit berwarna pastel lembut dengan coretan merah muda dan biru yang menciptakan suasana sore atau petang yang damai. Teknik sapuan kuas yang halus dan gradasi warna yang lembut menunjukkan keahlian sang seniman dalam teknik ukiyo-e, memadukan detail halus dengan suasana yang tenang.

Komposisi ini sangat seimbang, dengan pohon-pohon besar menjadi fokus utama yang menarik pandangan ke atas, sementara bukit dan bangunan yang lembut menambatkan pemandangan dengan mantap di bagian bawah. Dampak emosionalnya adalah nostalgia yang tenang dan ketenangan kontemplatif, mengundang penonton untuk berhenti sejenak dan meresapi keindahan sementara dari momen pedesaan yang damai. Berkaitan dengan awal abad ke-20, karya ini mencerminkan masa ketika lanskap tradisional di Jepang tetap menjadi sumber identitas budaya yang penting, menjadikannya tidak hanya permata artistik tetapi juga potret sejarah yang sarat dengan ketenangan abadi.

Sanuki Toyohama 1930

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1930

Suka:

0

Dimensi:

6268 × 4766 px

Unduh:

Karya seni terkait

Catatan Perjalanan III: Pemandian Air Panas Iwami Yumura, 1924
Salju di Kōnuma, Mito
Kota Suruga Yui 1934
Kuil Kiko, Prefektur Nara
Pagi di Dotonbori, Osaka (1933)
Taman Omiya Hikawa 1930
Jembatan Kintai Emas Kasuga 1947
Cuaca Cerah Setelah Salju di Gunung Fuji
Wisteria di Kameido, 1932
Catatan Perjalanan II: Kastil Takamatsu di Sanuki 1921
Catatan Perjalanan III (Seri Oleh-Oleh Perjalanan III) Izumo Matsue (Bulan Berkabut) 1924
Hiraizumi Konjikidō 1957 (Karya Terakhir, Karya Terakhir Sang Seniman)
Salju di Kuil Zojoji 1922