Kembali ke galeri
Gunung Inari di Prefektur Nagano, 1947

Apresiasi Seni

Cetakan ini dengan indah menangkap pemandangan pedesaan yang tenang di Prefektur Nagano. Di latar depan, terdapat dua bangunan tradisional, satu dengan atap jerami dan satu lagi rumah putih dengan dinding plester, yang bersatu dengan dedaunan hijau subur. Di kejauhan, ladang emas membentang luas, mencerminkan ritme kehidupan agraris Jepang pasca-perang. Pegunungan bergulung di latar belakang di bawah langit luas, dengan awan lembut yang menambah suasana tenang dan khidmat.

Seniman menggunakan gradasi warna lembut—hijau muda, coklat tanah, biru pucat, dan kuning lembut—menunjukkan penguasaan teknik cetak kayu yang luar biasa. Lapisan warna dan tekstur menambah kedalaman dan atmosfer, mengundang penikmat untuk tenggelam dalam ketenangan suasana alam ini. Karya ini mencerminkan nostalgia mendalam dan penghormatan terhadap kehidupan pedesaan tradisional, menggambarkan Jepang yang perlahan pulih dan menjaga keindahan abadi di era perubahan. Komposisi seimbang antara kompleksitas latar depan dan latar belakang yang luas dan tenang ini menuntun mata dengan lembut, hampir memungkinkan kita mendengar bisikan angin di rumput dan suara burung dari kejauhan.

Gunung Inari di Prefektur Nagano, 1947

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1947

Suka:

0

Dimensi:

3200 × 2126 px

Unduh:

Karya seni terkait

Pinus yang Tertutup Salju
Catatan Perjalanan II: Pagi di Doutonbori, Osaka
Danau Toya, Hokkaido 1933
Gerbang Kastil Matsuyama Tanpa Pintu
Izu Ito Shogetsuin 1933
Bulan Senja di Nakajima, Sapporo
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Matahari Terbenam di Ike no Kami Shokura
Catatan Perjalanan I (Koleksi Pertama Suvenir Perjalanan) Mutsu Tsuta Onsen 1919
Musim Gugur di Oirase
Catatan Perjalanan II: Ngarai Badai Musim Dingin
Catatan Perjalanan III (Souvenir Perjalanan, Koleksi Ketiga) Sungai Kiso Horaigan 1928
Mito Haganuma Hirohama 1946
Salju di Kolam Shinobazu Benten-do
Kuil Sengen Shizuoka 1934