Kembali ke galeri
Catatan Perjalanan III: Pemandian Air Panas Iwami Yumura, 1924

Apresiasi Seni

Dalam karya cetak kayu yang penuh nuansa ini dari tahun 1924, penonton dibawa ke sebuah pemandangan desa yang tenang saat senja. Bangunan tradisional Jepang dengan atap genteng merah yang khas menciptakan pola ritmis yang mengarahkan mata lebih dalam ke dalam komposisi. Sang seniman dengan mahir mengontraskan warna hangat atap dengan kayu gelap bangunan dan jalan setapak yang cerah di bawahnya. Sosok manusia yang mengenakan pakaian awal abad ke-20 berjalan di sepanjang jalan sempit, menambahkan narasi halus dan sentuhan kehidupan sehari-hari.

Latar belakang didominasi oleh hutan lebat di bawah langit senja, di mana pohon pinus tinggi berdiri dalam siluet melawan cahaya yang memudar, memberikan suasana tenang namun sedikit misterius. Teknik cetak kayu yang rumit terlihat pada detail dedaunan dan tekstur kayu, sementara gradasi langit biru yang halus memperkuat suasana sunyi. Karya ini mengajak kita merenungkan kehidupan harmonis antara manusia dan alam, menangkap momen ketenangan di kawasan pemandian air panas Iwami Yumura.

Catatan Perjalanan III: Pemandian Air Panas Iwami Yumura, 1924

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1924

Suka:

0

Dimensi:

3922 × 5808 px

Unduh:

Karya seni terkait

Danau Chuzenji, Utakigahama, 1931
Kuil Tamon Hamahagi Bōshū 1934
Jembatan Tagonoura 1930
Pemandangan Onsen-ga-take dari Amakusa
Sanuki Toyohama 1930
Danau Towada dan Batu Senjojiki 1933
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Teluk Shinagawa
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Takinogawa, 1929
Catatan Perjalanan III (Oleh-oleh Perjalanan Vol. 3) Izumo Hinomisaki 1924
Catatan Perjalanan II (Oleh-oleh Perjalanan Vol. 2) Miyajima Bersalju 1928
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Malam di Shinkawa
Sinar Senja di Yanaka
Salju di Jembatan Shinkyo, Nikko
Catatan Perjalanan II: Fajar Bersalju di Pelabuhan Ogikō, Sado
Kota Nagoya, Kuil Zuizen, 1932