Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Buddha Agung Kamakura 1932

Apresiasi Seni

Sebuah patung perunggu besar Buddha Agung duduk dengan tenang di tengah pemandangan alam yang menggabungkan penghormatan budaya dengan keindahan yang tenang. Figur tersebut, yang digambarkan dalam nuansa hijau tua, memancarkan kehadiran yang menenangkan, dengan mata tertutup dan lipatan halus jubah yang mengundang kontemplasi sunyi. Di belakangnya, pohon pinus tinggi menjulang di hadapan langit yang berawan lembut, menyatukan alam dan spiritualitas secara harmonis. Figur manusia kecil di kaki Buddha — perempuan dan anak-anak berpakaian tradisional — menekankan ukuran patung yang megah serta makna budayanya yang mendalam.

Komposisi melibatkan keseimbangan antara kekokohan dan detail halus; tekstur rambut Buddha kontras dengan langit yang etereal, sementara panggung batu dan kolam teratai di bagian depan menambah ketenangan suasana. Penguasaan artis dalam penggunaan warna — bayangan gelap dan sorotan lembut — memperkuat suasana damai yang hampir meditatif. Asal karya dari awal abad ke-20, menggambarkan rasa hormat abadi seni cetak kayu Jepang dan kehadiran spiritual monumen religius ikonik.

Buddha Agung Kamakura 1932

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1932

Suka:

0

Dimensi:

4411 × 6510 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Hiraizumi Konjikidō 1957 (Karya Terakhir, Karya Terakhir Sang Seniman)
Koleksi Lanskap Jepang Bungo Kakise 1923
Hujan Musim Semi, Kuil Hōkoku-ji 1932
Paviliun Imhae, Kyongju, Korea
Kuil Zojoji di Shiba
Sisa Salju di Urayasu 1932
Malam di Beppu (Catatan Perjalanan III)
Jurnal Perjalanan I (Oleh-oleh dari Perjalanan I) Perahu Tumpukan Batu (Bōshū) 1920
Kuil Daigo Denpo, Kyoto
Bulan Senja di Nakajima, Sapporo
Benteng Kumamoto Jembatan Miyukibashi