Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Bencana di Plaza de Madrid, dan Kematian Walikota Torrejon

Apresiasi Seni

Adegan terungkap dengan energi mentah dan brutal; pertarungan banteng yang salah. Mayat-mayat bertebaran di latar depan, kusutnya anggota badan dan sosok yang hancur, segera membangkitkan rasa kacau dan putus asa. Sang seniman dengan terampil menggunakan kontras cahaya dan bayangan yang tajam; memfokuskan perhatian penonton pada drama pusat. Seekor banteng berotot mendominasi komposisi, tanduknya menembus udara, telah menikam salah satu matador yang jatuh. Penghalang kayu, yang biasanya menjadi tempat aman bagi penonton, tampaknya gagal. Efek emosional keseluruhan sangat mengerikan; cetakan itu adalah pengingat keras akan kekerasan yang melekat dalam tontonan tersebut. Konteks sejarah adegan itu sangat penting; mencerminkan realitas masyarakat Spanyol pada awal abad ke-19. Ini berfungsi sebagai komentar kuat tentang kebrutalan tindakan manusia dan kerapuhan hidup.

Bencana di Plaza de Madrid, dan Kematian Walikota Torrejon

Francisco Goya

Kategori:

Dibuat:

1816

Suka:

1

Dimensi:

4096 × 2893 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Keberanian Jantan Pajuelera Terkenal di Arena Zaragoza
Don Manuel Osorio Manrique de Zúñiga
El si pronuncian y la mano alargan Al primero que llega
Putri Sang Seniman dengan Topi Berpinggiran Renda
Studi untuk Potret Napoleon di Ruang Kerjanya
Saturnus Melahap Anaknya
Sosok Berbaju Zirah di Kuda
Friar Pedro menembak El Maragato saat kudanya melarikan diri
Jangan Berteriak, Bodoh
Sebuah Monumen di Gereja Raveningham, Norfolk
Gambaran 1888 oleh Vincent van Gogh, surat bertandatangan kepada Émile Bernard
Wajah Berbingkai, Madame Helleu