Kembali ke galeri
Angin

Apresiasi Seni

Lukisan lanskap yang memukau ini menangkap kekuatan alam yang murni melalui penggambaran pohon-pohon yang tertekuk dramatis oleh angin kencang. Seniman menggunakan komposisi yang kuat, di mana garis-garis sudut batang pohon bergoyang dengan kuat melawan langit yang redup dan pucat, menciptakan ketegangan dinamis antara bumi dan udara. Daun-daun lebat dilukis dengan warna hijau kaya dan bertekstur yang kontras dengan latar belakang pucat yang hampir seperti kapur, mengundang penonton seolah bisa mendengar angin mendorong dunia alami bergerak.

Teknik sapuan kuas yang disengaja sekaligus ekspresif ini menyampaikan energi badai yang tak kenal henti melalui goresan luas dan lapisan cat yang tebal. Dampak emosionalnya sangat terasa; kita bisa merasakan kerentanan dan ketangguhan alam secara bersamaan—pohon-pohon yang membungkuk tapi tak patah, menyiratkan daya tahan di tengah kesulitan. Karya ini, yang dilukis pada tahun 1910, mencerminkan eksplorasi realisme abad ke-20 awal dengan sentuhan modernis halus, melambangkan ketegangan antara kekuatan alam dan persepsi manusia. Ini adalah pengingat yang mengesankan akan kemampuan sang seniman mengubah momen sederhana dalam dunia alami menjadi pengalaman visual yang mendalam dan menggugah.

Angin

Félix Edouard Vallotton

Kategori:

Dibuat:

1910

Suka:

0

Dimensi:

4096 × 3107 px
1162 × 892 mm

Unduh:

Karya seni terkait

Kembalinya Nelayan di Martigues
Pemandangan Pegunungan dengan Cuaca Buruk yang Dekat
Danau Lucerne dengan Kapel Tell menuju Uri Rotstock
Eksterior Stasiun Kereta Api Saint Lazare (lampu sinyal)
Jembatan Charing Cross di London
Jembatan Waterloo, Cuaca Abu-abu
Di mana Langit Masih Tenang, Tidak Ada Perang; Energi Militer Larut ke dalam Cahaya Matahari dan Bulan
Pemandangan dengan Angsa yang Jatuh
Pohon di Bawah Sinar Matahari
Padang rumput di Lavacourt, salju