Kembali ke galeri
Catatan Perjalanan II (Koleksi Kedua Souvenir Perjalanan) Kuil Kasuga, Nara, 1921

Apresiasi Seni

Cetakan ukiyo-e yang tenang ini menangkap momen sunyi di Kuil Kasuga, Nara, dengan ketelitian anggun khas cetakan Jepang awal abad ke-20. Komposisinya adalah simfoni garis vertikal dan horizontal—pohon tinggi di kiri menyeimbangkan bangunan kuil yang luas dan terperinci di kanan. Di latar depan, dua rusa berdiri tenang di antara deretan lentera batu, simbol keindahan alam dan kehadiran spiritual dalam tradisi Shinto. Gradasi biru langit berubah menjadi putih lembut memberikan cahaya sore yang tenang, sementara warna hangat ocre dan merah pada bangunan mengundang mata untuk menjelajahi keindahannya.

Sang seniman menggunakan pelapisan warna dan detail garis yang rumit secara mahir, ciri khas gerakan shin-hanga yang menghidupkan kembali ukiyo-e dengan vitalitas dan realisme baru. Daun lebat di balik tiang kuil memberikan kedalaman dan misteri, berkontras dengan keteraturan lentera batu. Secara emosional, karya ini menginspirasi ketenangan meditasi—nyaris terdengar gemerisik daun dan panggilan burung yang jauh, merasakan kesucian di halaman kuil. Secara historis, cetakan ini mendokumentasikan tempat spiritual berharga yang dikenal karena harmoni alam dan rusa, makhluk yang dianggap utusan para dewa, memadukan warisan budaya dengan keindahan alami dalam narasi visual abadi.

Catatan Perjalanan II (Koleksi Kedua Souvenir Perjalanan) Kuil Kasuga, Nara, 1921

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1921

Suka:

0

Dimensi:

6112 × 9078 px

Unduh:

Karya seni terkait

Koleksi Pemandangan Jepang Kyoto Daigokuden 1922
Matahari Terbenam di Morigasaki
Catatan Perjalanan III (Oleh-oleh Perjalanan Vol. 3) Izumo Hinomisaki 1924
Panorama Kolam Oizumi dari Vila Mitsubishi Fukagawa, 1920
Catatan Perjalanan II: Tango no Miyazu
Joshu Hoshi Onsen 1933
Buddha Agung, Kamakura
Pagi di Miho no Matsubara, Izumo
Balai Phoenix, Kuil Byodo, Uji
Malam Bersalju di Ishinomaki
Seri Kansai, Nara, Kuil Kasuga Taisha
Gerbang Sakurada, Tokyo
Di Bawah Ladang Shiobara
Gunung Inari di Prefektur Nagano, 1947
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Asakusa Kannon Setelah Salju