Kembali ke galeri
Bulan Musim Semi di Pantai Ninomiya 1932

Apresiasi Seni

Cetakan kayu yang memikat ini menghadirkan keindahan tenang sebuah pantai yang diterangi oleh bulan purnama, di mana bulan yang cemerlang tergantung tinggi di langit biru malam yang tenang, memantulkan kilauan perak pada gelombang lembut di bawahnya. Komposisi ini secara mahir menyeimbangkan pohon pinus yang diterpa angin di sebelah kanan dengan lautan tenang yang membentang ke cakrawala jauh di bawah awan yang tersebar. Teknik ini menunjukkan penggunaan ahli warna biru gradasi dan kontras tekstur halus oleh Hasui Kawase, menonjolkan suasana malam yang tenang sekaligus sedikit misterius. Cahaya bulan yang jernih menerangi lanskap dengan kilauan lembut yang mengundang kita membayangkan suara irama tenang dari laut bersamaan dengan sejuknya angin malam. Sosok tunggal di pantai menambahkan sentuhan introspektif dan hubungan manusia dengan kemegahan alam. Karya ini dibuat pada tahun 1932, merupakan contoh gerakan shin-hanga yang menggabungkan keahlian ukiyo-e tradisional dengan kepekaan modern, menangkap momen kontemplatif yang penuh keindahan alami dan ketenangan abadi.

Bulan Musim Semi di Pantai Ninomiya 1932

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1932

Suka:

1

Dimensi:

3896 × 5746 px

Unduh:

Karya seni terkait

Catatan Perjalanan II (Koleksi Kedua Souvenir Perjalanan) Kuil Kasuga, Nara, 1921
Malam Musim Semi di Jembatan Kintai
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Ochanomizu 1926
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Bulan di atas Akabane Arakawa
Kyoto Kiyomizu-dera 1933
Catatan Perjalanan I (Suvenir Perjalanan Bab Satu) Wakasakukuko 1920
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Kolam Senkoku
Kuil Kencho-ji Kamakura 1933
Dataran Pinus Miho 1931
Catatan Perjalanan III (Oleh-oleh Perjalanan Vol. 3) Izumo Hinomisaki 1924
Malam Bersalju di Ishinomaki
Catatan Perjalanan III (Koleksi Ketiga Oleh-oleh Perjalanan) Pemandangan Jauh Gunung Asahi dari Gunung Hakuba 1924
Towada Kozanoguchi 1933
Koleksi Pemandangan Korea: Gerbang Barat Suwon
Koleksi Pemandangan Jepang: Karatsu (Bekas Gudang Beras) 1922