Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Gunung Fuji Setelah Salju, Tagoura 1932

Apresiasi Seni

Cetakan yang hidup dan tenang ini menangkap pemandangan bersalju yang tenang dengan Gunung Fuji yang megah di latar belakang, di bawah langit biru cerah yang perlahan memudar mendekati cakrawala. Cabang-cabang yang tertutup salju di latar depan membingkai pemandangan dengan indah, bentuknya yang tebal dan lembut menarik perhatian ke dalam dan ke permukaan danau yang berkilauan di bawahnya. Gradasi warna yang halus dari sang seniman — dari rona hangat di puncak Fuji hingga biru dingin langit dan danau — memberikan kehangatan emosional yang halus meskipun latar musim dingin. Komposisi ini dengan mahir menyeimbangkan batang pohon yang kokoh dan padat dengan salju yang ringan dan refleksi air, menciptakan ketegangan harmonis antara keabadian dan kefanaan yang mencerminkan estetika tradisional Jepang. Teknik cetak kayu terlihat dalam tekstur yang terukur dan garis tegas, ciri khas gerakan shin-hanga yang merevitalisasi ukiyo-e pada awal abad ke-20. Ketiadaan figur manusia mengundang ketenangan damai, mengajak penonton kepada momen kontemplasi meditasi, membangkitkan keindahan musim dingin setelah salju segar. Diterbitkan pada 1932, cetakan ini menyampaikan penghormatan abadi terhadap alam dan harmoni lembut antara unsur alami dan ekspresi artistik dalam warisan budaya Jepang.

Gunung Fuji Setelah Salju, Tagoura 1932

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1932

Suka:

3

Dimensi:

3888 × 5880 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Jurnal Perjalanan II: Teluk Mano Sado 1921
Bertahan dalam Salju di Sanno
Jembatan Tagonoura 1930
Sinar Senja di Ushibori
Taman Jernih di Bawah Cahaya Bulan
Hujan di Tōkaidō di Hirisaka
Catatan Perjalanan II: Pelabuhan Ogi, Pulau Sado
Etchu Anagatani Pass
Catatan Perjalanan I (Suvenir dari Perjalanan)
Benteng Kumamoto Jembatan Miyukibashi
Salju di Aula Kiyomizu, Ueno