Kembali ke galeri
Memancing Burung Kormoran di Sungai Nagara

Apresiasi Seni

Dalam balutan bir biru senja yang sejuk, gambar ini menangkap ritual memancing burung kormoran tradisional di Sungai Nagara. Sang seniman dengan mahir menggunakan palet biru tua yang dalam dan nuansa oranye hangat dari obor menyala, menciptakan permainan cahaya dan bayangan yang hidup di atas riak-riak sungai. Komposisinya seimbang dengan beberapa perahu yang mengapung tenang, para nelayan berdiri tegak dan fokus, memegang tongkat panjang dan obor yang menghasilkan asap bercahaya yang membumbung ke langit malam. Burung-burung—hitam dan ramping—berenang di dekat perahu, menambah kehidupan dan aktivitas yang penuh tujuan dalam suasana tenang ini.

Dengan teknik cetak blok kayu yang halus khas era tersebut, garis-garisnya tajam namun mengalir, menggabungkan tradisi dengan realisme emosional. Asap dari obor yang mengepul melembutkan tepi gambar dan membangkitkan atmosfer malam musim panas yang lembap. Karya ini lebih dari sekadar lukisan; ia menyampaikan intensitas tenang dari sebuah praktik kuno, ikatan antara manusia, alam, dan cahaya api di bawah langit berbintang yang luas. Ia mengajak pemirsa membayangkan suara—gemericik air, panggilan burung, dan perintah sesekali antara para nelayan—membawa kita ke dalam momen warisan budaya yang abadi.

Memancing Burung Kormoran di Sungai Nagara

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1946

Suka:

0

Dimensi:

3964 × 2637 px

Unduh:

Karya seni terkait

Danau Chuzenji Nikko 1930
Sisa Salju di Urayasu 1932
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Senja di Kiba
Bunga Sakura di Reruntuhan Kastil Shirakawa 1946
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Matahari Terbenam di Ike no Kami Shokura
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Ochanomizu 1926
Koleksi Pemandangan Korea: Gerbang Barat Suwon
Bunga Sakura Malam Koganei
Salju di Kuil Tosho, Ueno
Danau Toya, Hokkaido 1933
Catatan Perjalanan II: Pagi di Doutonbori, Osaka
Buddha Agung, Kamakura