Kembali ke galeri
Bunga yang Berguguran Tidak Hati, Berubah menjadi Lumpur Musim Semi untuk Melindungi Bunga

Apresiasi Seni

Karya seni ini membisikkan renungan yang tenang. Sosok, yang digambarkan dengan garis-garis sederhana dan mengalir, bersandar pada pilar cokelat yang kokoh. Pakaian itu menyiratkan pakaian tradisional. Di samping sosok itu, seekor kucing kecil dan penuh perhatian mengamati dunia dengan fokus yang tak tergoyahkan. Di atas, tiga burung walet meluncur anggun melintasi langit yang suram namun mengundang. Di sebelah kiri, penutup jendela yang sebagian terlihat, tanaman dalam pot, dan dinding berpola rinci memberikan rasa tempat dan konteks. Sang seniman dengan mahir menggunakan palet terbatas, terutama menggunakan warna biru, cokelat, dan putih yang diredam, meningkatkan suasana ketenangan dan introspeksi secara keseluruhan. Komposisi, meskipun sederhana, sangat efektif, menarik pandangan penonton melalui pemandangan dan ke dunia sunyi yang digambarkannya.

Bunga yang Berguguran Tidak Hati, Berubah menjadi Lumpur Musim Semi untuk Melindungi Bunga

Feng Zikai

Kategori:

Dibuat:

Tanggal tidak diketahui

Suka:

0

Dimensi:

4096 × 6984 px

Unduh:

Karya seni terkait

Gunting Hilang Tadi Malam
Karikatur seorang pria dengan kotak tembakau
Jangan takut pada awan yang menghalangi matamu, karena kamu berdiri di tingkat tertinggi
Puisi yang Ditulis oleh Master Hongyi (Li Shutong): Kata Perpisahan tentang Penanaman Krisan di Kuil Jingfeng
Pegunungan Tinggi, Bulan Kecil, Air Jatuh, Batu Muncul
Perjalanan Pengangkut Perahu
Bukit Hijau yang Indah di Depan, Tukang Perahu Menolak untuk Tinggal
Idilis Sang Raja - Lembaran 15