Kembali ke galeri
Catatan Perjalanan III (Koleksi Tabimiyage Ketiga) Bōshū Futomi 1925

Apresiasi Seni

Cukilan kayu yang memikat ini menangkap pemandangan pesisir yang tenang, di mana sebuah gerbang torii tradisional berdiri megah di latar depan, membingkai gelombang laut yang berdebur lembut di tepi pantai. Laut biru yang jernih membentang hingga bertemu perbukitan hijau dan pegunungan jauh, dilukis dengan gradasi warna halus yang menghadirkan rasa ketenangan dan keabadian. Dua lentera batu berdiri di sisi torii menambah aura suci dan mistis pada pemandangan, sementara sebuah perahu kecil beristirahat dengan tenang di sebelah kanan, menandakan kehadiran manusia dan harmoni dengan alam. Di kiri bawah, sebuah sosok duduk dengan tenang, mungkin sedang merenung atau menikmati keindahan saat itu, menambah kedalaman emosional komposisi.

Dibuat dengan keterampilan master, cetakan ini menunjukkan penggunaan garis dan warna yang luar biasa khas ukiran kayu Jepang awal abad ke-20. Palet didominasi oleh warna biru dan hijau yang sejuk, berpadu dengan warna tanah pasir dan batu, menciptakan keseimbangan yang menenangkan mata. Karya ini tidak hanya merayakan keindahan alam pesisir Jepang, tetapi juga menonjolkan esensi spiritual yang terkandung dalam situs-situs suci tersebut. Komposisinya yang damai namun dinamis meninggalkan kesan ketenangan meditatif yang bersatu dengan gerakan laut yang tak ada habisnya.

Catatan Perjalanan III (Koleksi Tabimiyage Ketiga) Bōshū Futomi 1925

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1925

Suka:

0

Dimensi:

2730 × 4096 px

Unduh:

Karya seni terkait

Pinus yang Tertutup Salju
Malam di Atami, Pemandangan dari Penginapan Abe
Situs Kastil Fukuoka 1940
Bulan di atas Sungai Ara, Akabane
Catatan Perjalanan I (Suvenir Perjalanan Bab Satu) Wakasakukuko 1920
Malam Bersalju di Ishinomaki
Seri Kansai: Jembatan Yakumo di Kuil Nagata, Kobe
Hizen Unsendake 1927
Salju di Kuil Tosho, Ueno
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Teluk Shinagawa
Musim Gugur di Padang
Nikko Futatsudo 1928
Salju di Matsushima Godaido
Catatan Perjalanan III: Pemandian Air Panas Iwami Yumura, 1924