Kembali ke galeri
Tidak Takut Kekurangan, Tapi Takut Ketidakadilan

Apresiasi Seni

Karya seni ini dengan indah menangkap sebuah adegan sederhana namun bermakna tentang berbagi dan keadilan sosial. Tiga anak digambarkan dengan gaya yang menarik dan hampir bermain-main — seorang anak laki-laki membawa keranjang penuh apel merah cerah, diikuti oleh dua anak lebih kecil yang masing-masing memegang apel. Teknik kuas sang seniman mengalir dan ekspresif, garis-garisnya tegas menyampaikan gerakan dan emosi dengan hemat dan indah. Palet warna terbatas tetapi efektif; apel merah menyala kontras kuat dengan pakaian anak-anak yang warna lembut dan latar belakang kosong yang pucat, mengarahkan fokus sepenuhnya pada tokoh dan interaksi mereka.

Komposisi ini penuh pertimbangan: anak laki-laki itu sedikit membungkuk ke depan, menopang keranjang penuh apel, sementara dua anak lainnya mengulurkan tangan ke arahnya, menunjukkan momen berbagi atau membagi buah secara adil. Gestur ini berhubungan erat dengan teks kaligrafi di atas yang berbicara tentang keadilan — “tidak takut kekurangan tetapi takut ketidakadilan.” Latar belakang minimalis menonjolkan pesan sosial, menciptakan sensasi hangat dan hubungan manusiawi yang menggabungkan teknik tradisional Cina dengan kesadaran sosial modern.

Tidak Takut Kekurangan, Tapi Takut Ketidakadilan

Feng Zikai

Kategori:

Dibuat:

Tanggal tidak diketahui

Suka:

0

Dimensi:

4432 × 5760 px

Unduh:

Karya seni terkait

Angin musim semi berhembus kencang, pemandangan indah; langsung naik ke awan biru
Tempat Tinggal di Pegunungan
Burung Walet di Balok, Kipas Sutra Ringan, Angin Baik Menjatuhkan Kelopak Persik
Para Pelayan Membedaki Wajah Mereka, Tidak Peduli dengan Tinta Tuan
Anak-anak Belajar Bertani
Sang Merah Berkibar Tinggi, Anak-Anak Kuat Baik
Merayakan Perdamaian dan Kemakmuran
Di Tepi Tanggul, Pohon Willow Sudah Bisa Diraih, Namun Prajurit Perbatasan Belum Kembali