Kembali ke galeri
Perahu Berlabuh dengan Kota di Jauh

Apresiasi Seni

Lukisan ini mengundang penonton ke sebuah pemandangan tepi sungai yang tenang, di mana beberapa perahu berlabuh di bawah langit lembut berwarna perak. Komposisi seimbang antara alam dan perkotaan, dengan pepohonan rimbun dan rumah-rumah sederhana di kiri, menyatu perlahan dengan riak air yang tenang. Di cakrawala, siluet kota yang samar muncul, dengan menara dan bangunan menjulang ke kejauhan yang berkabut. Guratan kuas sang seniman teliti namun ekspresif; perahu—terutama yang menonjol di kanan—digambarkan dengan goresan yang kuat dan percaya diri, dengan layar dan tali yang menampilkan kesan kesiapan yang tenang.

Palet warna yang didominasi warna tanah yang redup dan kabut biru muda serta abu-abu menciptakan suasana tenang dan hampir penuh nostalgia, seolah membisikkan pagi atau sore hari di mana dunia sedang menahan napas. Kehadiran halus sosok-sosok di tepi sungai menambah kehidupan dan narasi tanpa mengganggu ketenangan secara keseluruhan. Secara historis, adegan ini mencerminkan ketertarikan abad ke-19 pada interaksi antara alam dan kota yang sedang tumbuh — menangkap dunia yang sedang bertransformasi. Sentuhan ringan dan kedalaman atmosfer lukisan ini menjadi meditasi yang tenang tentang ketenangan dan aliran waktu yang lembut.

Perahu Berlabuh dengan Kota di Jauh

Paul Désiré Trouillebert

Kategori:

Dibuat:

Tanggal tidak diketahui

Suka:

0

Dimensi:

3856 × 2570 px
210 × 145 mm

Unduh:

Karya seni terkait

Pagi Berkabut di Seine, Efek Kabut
Aliran air di lembah di Berry
Mesir; piramida di Giza dan Sphinx.
Kebun Kew, London, dekat Kolam
Menara di Pantai Cornwall 1878
Pemandangan musim semi dengan pohon berbunga kuning
Batu di Port-Coton, Si Singa
Graycliff, rumah sang seniman, Newport, Rhode Island 1882
Wanita dengan Payung di Kebun
Di Mana Langit Bertemu Ketenangan, Tidak Ada Pertempuran