Kembali ke galeri
Salju di Kōnuma, Mito

Apresiasi Seni

Cetakan kayu yang menggugah ini menggambarkan pemandangan musim dingin yang tenang di tepi sebuah danau, di mana salju menutupi lanskap dengan lapisan hening. Serpihan salju halus turun perlahan dari langit biru keabu-abuan, menutupi pohon pinus berliku dan tanah dengan lapisan salju tebal yang lembut. Sosok tunggal, mengenakan pakaian tradisional, berdiri di antara pohon-pohon bersalju, menghadap ke arah air. Danau tenang memantulkan nada dingin yang redup dari hari musim dingin, dan sebuah perahu kayu kecil beristirahat dengan tenang di tepi air, menandakan aktivitas manusia di dalam suasana damai ini.

Komposisi ini memikat dengan susunan pohon yang asimetris dan sosok tunggal yang mengarahkan mata lebih dalam ke dalam pemandangan. Gradasi biru yang halus di air dan langit kontras indah dengan warna putih salju yang tajam, memperlihatkan teknik bayangan yang teliti khas cetakan ukiyo-e Jepang. Kehalusan salju yang turun digambarkan dengan kelembutan etereal, membangkitkan rasa kesendirian yang tenang dan ketenangan sunyi musim dingin. Karya ini mewakili keindahan abadi alam yang kesepian selama musim bersalju, menangkap momen yang singkat dengan kepekaan dan suasana yang sempurna.

Salju di Kōnuma, Mito

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1947

Suka:

0

Dimensi:

3095 × 2100 px

Unduh:

Karya seni terkait

Nikko Futatsudo 1928
Salju Musim Semi di Kuil Kiyomizu, Kyoto
Koleksi Lanskap Korea: Kuil Musim Semi Jirisan
Catatan Perjalanan II (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Kedua) Koshu Somagawa 1921
Kuil Shofukuji Nagasaki
Kuil Nanzenji di Kyoto Setelah Hujan Musim Gugur
Catatan Perjalanan III (Koleksi Souvenir Perjalanan Ketiga) Danau Tazawa Istana Han-Suka 1927
Salju Malam di Sungai Edogawa
Catatan Perjalanan III (Oleh-oleh Perjalanan Vol. 3) Izumo Hinomisaki 1924
Catatan Perjalanan I (Koleksi Pertama Oleh-oleh Perjalanan) Wakasa Kude no Hama 1920
Lansekap Terpilih Jepang: Okayama Uchiyama-shita, 1923
Jembatan Akasaka Benkei
Catatan Perjalanan I (Koleksi Souvenir Perjalanan Pertama) Air Terjun Megah Shihara 1920