Kembali ke galeri
Bunga Sakura Malam Koganei

Apresiasi Seni

Karya seni yang memikat ini menangkap pemandangan malam yang tenang dengan bunga sakura yang berjajar di sepanjang kanal, digambarkan dengan gaya halus dan terperinci khas cetakan ukiyo-e Jepang. Komposisinya dibingkai dengan rapi dalam bentuk oval—seolah-olah melalui jendela atau lensa, mengajak pemirsa melihat keindahan alam yang tenang saat senja. Langit biru tua membentuk latar belakang yang damai, perlahan menyatu dengan warna merah muda lembut dan putih dari bunga sakura yang tampak seperti awan lembut, berkilauan redup di bawah sinar bulan. Kanal membelah jalur sempit yang tepat di antara tebing tanah, dengan air yang memantulkan rona warna halus, menyeimbangkan komposisi dengan sempurna.

Secara artistik, karya ini menunjukkan penggunaan gradasi warna dan garis halus yang sangat terampil, ciri khas cetakan kayu Hasui Kawase, di mana permainan cahaya dan bayangan menciptakan suasana kontemplatif dan meditatif. Palet warna yang lembut—dikuasai oleh biru dingin, hijau lembut, dan sentuhan hangat dari lentera jauh—mengisi pemandangan dengan ketenangan sunyi, membangkitkan perasaan kesendirian dan renungan damai. Dalam konteks sejarah, karya ini menjadi representasi gerakan shin-hanga yang menggabungkan estetika tradisional Jepang dengan pengaruh Barat dalam perspektif dan bayangan, menjadi contoh penting dari seni cetak Jepang awal abad ke-20 yang mengundang pemirsa untuk berhenti sejenak dan menikmati pesona malam bunga sakura yang bermekaran.

Bunga Sakura Malam Koganei

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1935

Suka:

0

Dimensi:

4557 × 5614 px

Unduh:

Karya seni terkait

Nishi Izu, Membawa Kayu 1937
Catatan Perjalanan III (Oleh-oleh dari Beppu) 1928
Jurnal Perjalanan II: Teluk Mano Sado 1921
Catatan Perjalanan I (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Pertama) Kohama Horikawa 1920
Bulan di atas Matsushima
Kiso no Suhara, Koleksi Pemandangan Jepang
Malam di Atami, Pemandangan dari Penginapan Abe
Pagoda Ikegami Honmon-ji, 1928
Catatan Perjalanan III (Volume Ketiga Suvenir Perjalanan) Kuil Tenmangu Osaka 1927
Lansekap Terpilih Jepang: Okayama Uchiyama-shita, 1923
Salju di Itsukushima