Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Hujan Senja di Jembatan Imai

Apresiasi Seni

Karya seni ini menangkap sebuah pemandangan hujan di atas jembatan kayu, di mana seorang figur tunggal dengan payung kuning berjalan dengan tenang di bawah hujan. Menggunakan goresan halus dan dinamis khas cetakan kayu tradisional Jepang, karya ini menciptakan sensasi gerak yang hidup baik pada hujan yang turun maupun tanaman yang bergoyang. Komposisinya menonjolkan interaksi antara alam dan kehadiran manusia: struktur kokoh jembatan yang terangkat di atas air banjir dan rerumputan yang membungkuk karena badai. Palet warna didominasi oleh biru kehijauan yang lembut, dihiasi dengan kuning cerah payung—memberi kesan melankolis sekaligus tenang, menghadirkan ketenangan meditatif di tengah badai. Gambar ini berbicara tentang keindahan sementara dari hujan mendadak, sebuah konsep yang sangat melekat dalam estetika Jepang.

Hujan Senja di Jembatan Imai

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1932

Suka:

1

Dimensi:

6540 × 4407 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Jembatan Shin-Ohashi 1926
Awan di Atas Kota Mizuki, Prefektur Ibaraki 1941
Menara Jam Okayama 1947
Tepi Sungai Baru di Handa, Provinsi Owari
Samudra Pasifik, Provinsi Awa
Catatan Perjalanan III (Koleksi Ketiga Oleh-oleh Perjalanan) Taman Nishikoen Fukuoka
Catatan Perjalanan II (Souvenirs Perjalanan, Edisi Kedua) Salju di Hari Cerah di Miyajima
Salju di Kolam Shinobazu Benten-do
Benteng Kumamoto Jembatan Miyukibashi
Koleksi Pemandangan Jepang: Hizen Kyōhaku 1922
Musim Gugur di Rumah Pertanian
Pagi di Miho no Matsubara, Izumo
Hiraizumi Konjikidō 1957 (Karya Terakhir, Karya Terakhir Sang Seniman)
Catatan Perjalanan I (Koleksi Pertama Suvenir Perjalanan) Mutsu Tsuta Onsen 1919
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Bulan Musim Dingin (Dataran Toyama)
Taman Shiba Onshi 1937