Kembali ke galeri
Monhegan, Maine 1922

Apresiasi Seni

Karya ini menangkap momen menakjubkan di alam, di mana matahari mulai terbenam, memancarkan cahaya oranye menyala di cakrawala. Dalam lanskap ini, gunung-gunung menjulang megah, siluetnya dilunakkan oleh kabut samar yang mengelilinginya. Di latar depan terdapat bukit yang bergulir, dicat dengan warna hijau subur yang kontras dengan nada tanah yang hangat di latar belakang. Dualitas warna ini tidak hanya menambah kedalaman pada lukisan, tetapi juga menciptakan rasa ketenangan dan harmoni.

Seniman dengan mahir menggunakan bentuk-bentuk berani dan menyolok serta palet warna yang terbatas yang meningkatkan resonansi emosional dari adegan tersebut. Matahari, sebuah bola berkilau, muncul secara dramatis dari balik gunung, membangkitkan perasaan harapan dan perjalanan waktu. Saat bayangan menari di atas bukit, Anda hampir dapat mendengar mulainya suara air lembut di kejauhan; seolah alam bernapas bersama Anda, membisikkan rahasianya. Karya ini, kaya dalam merayakan dunia alam, mengundang penonton untuk berhenti, merenung, dan terhubung dengan keindahan di sekitarnya.

Monhegan, Maine 1922

Nicholas Roerich

Kategori:

Dibuat:

1922

Suka:

0

Dimensi:

6002 × 3996 px
503 × 733 mm

Unduh:

Karya seni terkait

Lembah Nervia dengan Dolceacqua
Noirmoutier: Laut di Bawah Sinar Matahari
Kolam (Kenangan Hutan Chambord)
Lanskap di Domburg 1879
Sebuah Pohon Ek di Bas-Bréau
Air Terjun Niagara dari Sisi Kanada
Lanskap dengan Pohon Mekar
Pemandangan di Picquigny di Sungai Somme
Landskap dengan Pohon Miring
Parlemen London, Matahari Terbenam