Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Catatan Perjalanan II (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Kedua) Koshu Somagawa 1921

Apresiasi Seni

Cetak kayu yang memukau ini membawa penonton ke sebuah lembah pegunungan yang tenang, di mana sungai yang tenang mengalir lembut melalui vegetasi yang rimbun. Sang seniman menggunakan gradasi halus biru dan hijau untuk menciptakan lanskap yang damai namun hidup. Daun-daun yang gelap kontras dengan bukit bergelombang dan puncak-puncak jauh yang memudar menjadi siluet biru, membangkitkan suasana yang tenang dan berembun. Penggunaan perspektif yang cerdik menarik mata dari sungai di latar depan menuju lembah, mengundang perjalanan kontemplatif melalui keagungan alam yang sunyi.

Dibuat dengan teknik ukiyo-e tradisional, cetakan ini menampilkan garis-garis halus dan penumpukan warna yang mahir sehingga menciptakan tekstur dan kedalaman. Harmoni warna dingin memperkuat emosi ketenangan dan introspeksi, sementara awan ringan di langit biru pucat menambah rasa luas dan ringan. Karya ini memiliki kualitas yang abadi — sebuah momen yang dibekukan pada 1921, namun selamanya tenang — mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam yang dirayakan dalam seni Jepang awal abad ke-20.

Catatan Perjalanan II (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Kedua) Koshu Somagawa 1921

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1921

Suka:

1

Dimensi:

4032 × 5834 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Hujan Musim Semi, Kuil Hōkoku-ji 1932
Pulau Bulan Purnama di Shirahama
Menara Lonceng Koyasan dalam Salju
Catatan Perjalanan III (Volume Ketiga Suvenir Perjalanan) Kuil Tenmangu Osaka 1927
Catatan Perjalanan II: Ngarai Badai Musim Dingin
Pulau Sakura Kagoshima
Benteng Kumamoto Jembatan Miyukibashi
Catatan Perjalanan III: Malam Berbintang (Miyajima) 1928
Sudut Pandang Modern, Pyongyang, Korea
Kuil Tsukuda Sumiyoshi, 1936
Kota Enshu Shinichi 1931
Jurnal Perjalanan II: Teluk Mano Sado 1921
Kyoto Kiyomizu-dera 1933
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Asakusa Kannon Setelah Salju