Kembali ke galeri
Malam Musim Semi di Jembatan Kintai

Apresiasi Seni

Ukiran kayu ini dengan hidup menangkap pemandangan malam musim semi yang tenang dengan jembatan Kintai yang ikonik sebagai fokus utama. Komposisi ini menampilkan jembatan kayu melengkung lembut yang membentang di atas sungai yang memantulkan cahaya; warna coklat tua pada jembatan kontras elegan dengan bunga sakura merah muda yang mekar di latar depan. Bunga-bunga tersebut hampir menyentuh permukaan air, menciptakan permainan refleksi dan riak halus di sungai yang tenang. Di balik jembatan, seorang nelayan perahu dengan tenang mengayuh di perairan yang tenang; sosoknya yang kecil menegaskan luas dan ketenangan suasana alam ini. Langit di atas terlihat bertransisi lembut dari warna ungu senja ke biru dan putih yang lembut, menandakan peralihan lembut dari senja ke malam.

Seniman dengan mahir menggunakan teknik ukiyo-e tradisional untuk menunjukkan tekstur dan kedalaman, menggunakan palet warna yang halus yang menyeimbangkan warna tanah redup dengan sentuhan pastel merah muda dan biru. Komposisi ini memandu mata penonton secara alami dari mekarnya bunga sakura menuju air yang tenang dan akhirnya ke jembatan yang elegan, menciptakan aliran ritmik yang mengingatkan pada pergantian musim dan momen yang singkat. Secara emosional, pemandangan ini membangkitkan perasaan damai dan nostalgia yang mendalam, mengajak kita merenungkan keindahan alam dan pesona singkat malam musim semi. Dibuat pada tahun 1947, setelah Perang Dunia II, karya ini mencerminkan kerinduan akan harmoni dan pembaruan, menjadi karya yang penting dalam konteks sejarah Jepang.

Malam Musim Semi di Jembatan Kintai

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1947

Suka:

1

Dimensi:

2006 × 3020 px

Unduh:

Karya seni terkait

Seri Pemandangan Jepang: Wilayah Amakusa 1922
Tokyo Dua Belas Pemandangan Tepian Sungai Komagata Asakusa 1919
Kota Enshu Shinichi 1931
Benteng Kumamoto Jembatan Miyukibashi
Sinar Senja di Kuil Kikoji, Nara
Danau Kizaki di Shinshu 1941
Catatan Perjalanan III (Volume Ketiga Suvenir Perjalanan) Kuil Tenmangu Osaka 1927
Lansekap Terpilih Jepang: Okayama Uchiyama-shita, 1923
Salju di Taman Kiyosumi
Catatan Perjalanan II: Kastil Takamatsu di Sanuki 1921
Pagi di Shiobara Shinyu - 1946