Kembali ke galeri
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Salju di Desa Terajima

Apresiasi Seni

Cetak seni ini menangkap suasana malam bersalju yang tenang di sebuah desa kecil, di mana salju tebal membungkam suara biasa dan membalut lanskap dengan ketenangan yang damai. Komposisinya mengarahkan pandangan sepanjang jalan berliku di samping kanal, di mana salju menutupi atap, tiang telepon, dan tanah, menciptakan kontras yang harmonis antara siluet gelap dan warna putih cerah. Sosok yang berjalan dengan payung menambah sentuhan manusiawi yang lembut, menekankan kesunyian damai saat itu. Langit menunjukkan gradasi lembut dari abu-abu muda ke biru senja, sementara serpihan salju yang jatuh seakan nyata, mengundang perasaan sejuknya udara musim dingin.

Teknik sang seniman mencolok; garis halus dan terkontrol mendefinisikan detail arsitektur tanpa menghilangkan kelembutan keseluruhan gambar. Palet warna terbatas namun efektif—nuansa abu-abu, biru, dan hitam dengan kontras putih murni salju—meningkatkan ketenangan dan keheningan suasana. Tiang telepon vertikal membimbing pandangan ke langit, sementara tikungan jalan dan air yang mencerminkan menambah kelancaran dan kedalaman. Secara historis, karya ini adalah contoh indah ukiyo-e Jepang awal abad ke-20, menggabungkan teknik cetak kayu tradisional dengan kepekaan modern, membangkitkan nostalgia segar dan keindahan abadi.

Dua Belas Pemandangan Tokyo: Salju di Desa Terajima

Hasui Kawase

Kategori:

Dibuat:

1920

Suka:

1

Dimensi:

2660 × 4000 px

Unduh:

Karya seni terkait

Catatan Perjalanan I (Koleksi Pertama Oleh-oleh Perjalanan) Wakasa Kude no Hama 1920
Koleksi Pemandangan Korea: Gerbang Barat Suwon
Catatan Perjalanan I (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Pertama) Kohama Horikawa 1920
Catatan Perjalanan II (Oleh-oleh Perjalanan, Koleksi Kedua) Koshu Somagawa 1921
Ngarai Nagato dan Kolam Kayi
Dua Puluh Pemandangan Tokyo: Asakusa Kannon Setelah Salju
Ngarai Kishu Taro, Seri Kansai
Kuil Saisho di Hirosaki
Kolam Shiba Benten 1929
Jembatan Kiyosu 1931
Dua Belas Pemandangan Tokyo: Daikongashi
Taman Omiya Hikawa 1930
Balai Phoenix, Kuil Byodo, Uji
Sisa Salju di Urayasu 1932
Hujan Musim Semi, Kuil Hōkoku-ji 1932