Diskon musim panas: hemat 40% untuk semua produkGunakan kode SUMMER40Berakhir 31 JuliBeli kredit
Kembali ke galeri
Pelangi di Atas Sungai

Apresiasi Seni

Karya seni ini terbentang seperti adegan yang tenang dari masa lalu, bisikan lembut dunia tempat puisi dan alam berjalinan. Sebuah rumah tradisional Tiongkok, yang terletak di sebuah tanjung kecil, adalah titik fokusnya; itu adalah perwujudan ketenangan, atap genteng gelapnya dan struktur sederhananya yang menyiratkan kehidupan yang sederhana. Sosok berdiri di balkon, berbayang, mungkin merenungkan dunia, atau hanya tenggelam dalam pikirannya. Pemandangan bernapas di sekitar rumah: air, yang dirender dengan sapuan kuas sederhana, yang mencerminkan warna-warna langit yang diredam; pegunungan yang jauh, bentuknya dilunakkan oleh jarak, menciptakan latar belakang keagungan yang sunyi. Pohon willow yang anggun mengalir ke air, representasi yang indah dari angin sepoi-sepoi, atau mungkin tangisan jiwa. Aspek yang paling menawan adalah kehadiran pelangi, sentuhan sihir yang berumur pendek yang melengkung di atas lanskap, menyuntikkan percikan warna dan optimisme yang hidup ke dalam adegan yang jika tidak demikian, tenang. Lukisan ini membuat saya merasa tenang.

Pelangi di Atas Sungai

Feng Zikai

Kategori:

Dibuat:

Tanggal tidak diketahui

Suka:

0

Dimensi:

2880 × 8625 px

Unduh:

Unduhan 2K gratis. File 4K dan Ultra HD menggunakan kredit. Karya domain publik dapat digunakan untuk proyek komersial.

Public domain download summary

Karya seni ini disediakan sebagai sumber gambar domain publik. Anda dapat memakai file 2K gratis untuk pekerjaan kreatif sehari-hari; file 4K dan Ultra HD tersedia dengan kredit.

Karya seni terkait

Melarikan Diri dan Mengejar
Sungai Musim Semi Enggan Menahan Pengembara, Rumput Hijau Mengantar Tapal Kuda
Penduduk Asli Hangzhou yang Tidak Mengenal Danau Barat
Memetik Bunga Teratai, Lupa untuk Kembali, dengan Daun Teratai Menutupi Kepala Mereka
Ketukan Pagi di Pintu, Membukanya dengan Tergesa-gesa
Gelombang, Pohon, dan Warna
Matahari Merah Terbit di Timur
Ilustrasi untuk Faust, Mefistofeles dan barbet
Anak-anak Pulang Awal, Sibuk Menerbangkan Layang-layang
Kisah Nyata Semua Orang
Ilustrasi ke Singoalla Angin adalah Kekasihku
Rindunya Kampung Halaman, Belum Kembali - Puisi Anonim Dinasti Tang
Membajak sawah di siang hari, menganyam ganja di malam hari